Haloo sobat SMK!!! Selamat datang kembali di official website SMK N 3 Metro. Disini kamu bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai SMK N 3 Metro mulai dari profil, prestasi dan berbagai informasi terkini lainya.
Pada kesempatan kali ini TIM Redaksi akan berbagi informasi mengenai kegiatan Sosialisasi & Pelaksanaan Teaching Factory (TEFA) di SMK N 3 Metro bersama dengan narasumber Bapak Eko Erwanto, S.P.,M.M dari SMK SMTI Bandar Lampung.

Sedikit informasi untuk sobat SMK yang belum mengetahui, bahwa SMK N 3 Metro merupakan salah satu SMK yang dipercaya oleh Kementerian Pendidikan untuk menjadi SMK Center Of Excellence untuk Jurusan Teknik Pemesinan. Dimana melalui program SMK COE ini Kementerian Pendidikan berkomitmen untuk mensupport sepenuhnya pembangunan fisik seperti gedung dan peralatan praktik serta pengembangan tenaga pendidik di satuan pendidikan tersebut seperti pengadaan workshop bersama IDUKA dan penyelarasan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan iduka.

Program SMK COE SMK N 3 Metro saat ini mulai memasuki tahap ahir. Pembangunan gedung COE Teknik Pemesinan ditargetkan akan selesai pada ahir tahun 2020 dan SMK N 3 Metro juga telah melaksanakan beberapa tahapn terkait dengan penyelarasan kurikulum bersama IDUKA, Penyusunan laporan pelaksanaan bantuan COE, sosialisasi & penerapan budaya kerja dan pada saati ini berfokus pada pelaksanaan Teaching Factory atau TEFA di SMK N 3 Metro.

Terkait dengan hal tersebut, pada hari ini SMK N 3 Metro mengundang salah satu narasumber dari SMK SMTI Bandar Lampung, Bapak Eko Erwanto, S.P.,M.M untuk berbagai tips bagaimana cara untuk membangun ekosistem teaching factory di SMK.
Tentang peserta, kegiatan pada hari ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK N 3 Metro, Sembilan Kepala Jurusan yang ada di SMK N 3 Metro bersama TIM serta guru Mata Pelajaran KWU dan PKK.


Pada kegiatan ini Bapak Eko Erwanto, S.P.,M.M selaku narasumber menjelaskan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan teaching factory di SMK. diawal beliau menjelaskan pengertian singkat mengenai konsep Teaching Factory yang secara sederhana dapat difahami seperti sebuah pabrik namun berada di dalam SMK. Selain itu beliau juga menjelaskan mengenai pentingnya penerapan Teaching Factory di SMK sampai dengan contoh komponen pengembangan dan penerapan TEFA pada pembelajaran yang dilaksanaan di SMK N SMTI Bandar Lampung.

Dengan diselenggarakanya kegiatan Sosialisasi & Pelaksanaan Teaching Factory (TEFA) di SMK N 3 Metro harapnnya kedepan akan tercipta sebuah ekosistem teaching factory yang baik dan produktif dari sembilan jurusan yang ada di SMK N 3 Metro.
