Mohon tunggu...

LSP SMK Negeri 3 Metro Gelar RCC Sertifikasi Ulang Asesor Kompetensi untuk 9 Jurusan

Beranda / Berita / LSP SMK Negeri 3 Metro Gelar RCC Sertifikasi Ulang Asesor Kompetensi untuk 9 Jurusan

03 June 2025 Administrator Uncategorized
713x Dilihat
SMK Negeri 3 Metro, Senin 3 Juni 2025 - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK Negeri 3 Metro menyelenggarakan kegiatan Recognition Current Competency (RCC) untuk sertifikasi ulang asesor kompetensi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh asesor dari 9 jurusan yang ada di SMK Negeri 3 Metro, dengan tujuan utama memastikan bahwa para asesor tetap memiliki kompetensi yang mutakhir dan sesuai dengan standar industri serta regulasi yang berlaku.
Kegiatan ini dipandu oleh dua Master Asesor berpengalaman, Zinsari dan Edian Fahmi, yang bertugas mengawasi dan membimbing proses sertifikasi ulang agar berjalan lancar dan sesuai prosedur. Kepala SMK Negeri 3 Metro, Ibu Erlian Eka Damayanti, S.Kom., M.TI., turut hadir memberikan dukungan penuh, menegaskan komitmen sekolah dalam menjaga kualitas dan profesionalisme asesor demi mendukung mutu pendidikan dan sertifikasi.
Proses sertifikasi ulang ini meliputi beberapa tahap penting, yaitu:

  • Evaluasi portofolio asesor untuk menilai rekam jejak dan pengalaman kerja asesor.
  • Simulasi asesmen praktik sebagai bentuk uji kemampuan langsung dalam melakukan penilaian.
  • Wawancara kompetensi untuk menggali pemahaman dan kesiapan asesor dalam menjalankan tugasnya.
  • Pemberian feedback dan rekomendasi guna pengembangan kompetensi asesor ke depannya.
Melalui rangkaian proses ini, LSP SMK Negeri 3 Metro memastikan bahwa asesor tidak hanya memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan, tetapi juga terus meningkatkan kemampuan agar dapat memberikan penilaian yang objektif, akurat, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Pelaksanaan sertifikasi ulang asesor ini merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk menjaga kredibilitas LSP SMK Negeri 3 Metro di mata industri dan masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan budaya pembelajaran berkelanjutan di kalangan asesor, sehingga mereka selalu siap menghadapi tantangan dan perubahan dalam dunia sertifikasi kompetensi.