PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI SMK NEGERI 3 METRO TAHUN 2019

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI SMK NEGERI 3 METRO TAHUN 2019

Pada kesempatan kali ini TIM Redaksi akan berbagi informasi mengenai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMK Negeri 3 Metro.

Setiap tanggal 12 Rabiul Awal tiap tahunnya oleh umat islam selalu diperingati sebagai hari lahir Nabi Muhammad SAW. Peringatan Hari Lahir Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi diadakan tidak hanya di Indonesia saja namun juga diadakan di berbagai negara yang lainya seperti Malaysia, Pakistan dan beberapa negara mayoritas muslim lainnya.

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMK Negeri 3 Metro mengadakan acara pengajian dengan mengundang salah satu usztad muda sekaligus seornag hafidz Al-Quraan Kota Metro, Ustad Pandu Saputra.

Pada kajian ilmu dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, beliau menyampaikan beberapa point penting yaitu yang pertama mengenai sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, mengenal kepribadian Nabi Muhammad SAW, Mengingat kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Beliau juga menyampaikan bahwa terdapat 5 hal penting yang harus bisa ditiru dari sosok Nabi Muhammad SAW untuk para generasi muda saat ini yaitu yang pertama, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok pekerja keras. Beliau menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW sudah mulai belajar bekerja diumur 8 tahun yaitu sebagai penggembala kambing bahkan hingga menginjak usia remaja menjelang dewasa atau sekitar umur 23 tahun beliau mampu menjadi sosok pemuda yang sukses dalam merintis pekerjaanya sebagai seorang pedagang.

Yang kedua, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang jujur dan amanah. Sifat jujur dan amanah sangat sulit ditemui pada remaja saat ini, berbohong dan mengumbar janji seperti hal yang biasa. Namun tidak bagi Nabi Muhammad SAW, beliau merupakan sosok yang apa adanya, jujur dan amanah bahkan sedari beliau remaja hingga beliau mendapatkan julukan Al-Amin yang artinya dapat dipercaya, jujur dan amanah.

Yang ketiga, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang tidak terbawa arus. Saat ini begitu banyak para generasi muda yang terbawa dengan arus perkembangan zaman yang mengarah ke hal – hal yang kurang bermanfaat bahkan tidak sedikit yang mengarah pada hal – hal yang merusak. Nabi Muhammad SAW tidak dimasa hidupnya ketika muda tidak terbawa dengan arus kehidupan pada saat itu. Seperti yang kita tau bahwa zaman dimana Nabi Muhammad SAW hidup pada masa itu dikenal sebagai zaman jahiliyah dimana kebobrokan moral dan adab begitu jelas terlihat. Namun sedikitpun Nabi Muhammad SAW tidak terbawa apalagi hanyut dalam arus tersebut bahkan beliau berusaha untuk melawan arus untuk membawa sebuah perbaikan pada masyarakat pada saat itu.

Yang keempat dan yang kelima yaitu Nabi Muhammad memiliki rasa peduli sosial yang tinggi dan beliau adalah sosok yang pemuda yang tampan, gagah, jujur dan berani namun beliau tidak pernah pacaran. Nabi Muhammad SAW berpesan kepada para generasi muda yang sudah mampu untuk menikah untuk segera menikah namun apabila kemauan sudah menggebu namun belum mampu maka beliau menyarankan agar memperbanyak puasa, seperti puasa Senin – Kamis dsbnya.  

Diahir kajian beliau berpesan kepada para generasi muda untuk menjadikan Sosok Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam mengarunggi samudra kehidupan, banyak sekali pelajaran berharga yang penuh dengan makna dan hikmah dari kehidupan Nabi Muhammad SAW. Memanfaatkan masa - masa muda untuk fokus menimba ilmu, untuk bekerja keras, untuk membangun relasi atau hubungan baik kepada sesama manusia, tidak menyia-nyiakan waktu untuk hal -hal yang kurang bermanfaat merupakan langkah awal meteladani Nabi Muhammad SAW. 

Dipost Oleh Syahrul Fitriadi

^-^'

Post Terkait

Tinggalkan Komentar