PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019 DI SMK NEGERI 3 METRO

PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019 DI SMK NEGERI 3 METRO

Pada kesempatan kali ini tim redaksi akan berbagi informasi mengenai peringatan Hari Guru di SMK Negeri 3 Metro.

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru

Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku

Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku

Sebagai prasasti terima kasihku

Tuk pengabdianmu

Engkau sabagai pelita dalam kegelapan

Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan

Engkau patriot pahlawan bangsa

Tanpa tanda jasa

Di atas merupakan penggalan lagu hymne guru ciptaan Bapak Sartono yang merupakan representasi dari rasa terima kasih dan apresiasi kepada para guru atas segala pengorbanan dan dedikasi yang telah diberikan untuk mendidik dan mencerdaskan para generasi muda bangsa Indonesia.

Hari Guru adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru, dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda bergantung pada negaranya. Di Indonesia Hari Guru diperingati setiap tanggal 25 November bersamaan dengan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Tidak seperti di negara – negara lain, di Indonesia Hari Guru bukanlah hari libur resmi, dan dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada tahun ini, SMK Negeri 3 Metro mengadakan Upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional yang diikuti oleh segenap Guru dan Peserta didik SMK Negeri 3 Metro.

Namun ada yang spesial pada Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Guru Nasional kali ini dimana para petugas upacara, mulai dari Pemimpin Upacara, Danton, Pengibar Bendera, Pembaca UUD dsbnya diisi oleh para Bapak/Ibu Guru.

Selaku Pembina Upacara Peringatan Hari Guru Nasional di SMK Negeri 3 Metro pada hari ini yaitu Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Metro, Ibu Suindriyati, S.Pd.,M.Pd

Pada sesi amanat, beliau menyampaikan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019 yang berisi sebagai berikut

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom,

Om Swastiastu,

Namo Buddhaya,

Rahayu,

Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.

Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu Anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

Anda frustrasi karena Anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal. Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagamaan sebagai prinsip dasar birokrasi.

Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi Anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada Anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

Besok, di mana pun Anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas Anda.

-Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.

-Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas.

-Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.

-Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.

-Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

Selamat Hari Guru,

merdekabelajar #gurupenggerak

Wassalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, Shalom,

Om Santi Santi Santi Om,

Namo Buddhaya,

Rahayu.

Jakarta, 25 November 2019.

Dan diahir upacara bendera peringatan Hari Guru Nasional, para peserta didik SMK Negeri 3 Metro memberikan sebuah kejutan kepada Bapak/Ibu Guru SMK Negeri 3 Metro. Diawali dengan sebuah drama keributan yang antara pelajar SMK Negeri 3 Metro hingga bentang sebuah sepanduk besar yang bertuliskan SELAMAT HARI GURU dan iring-iringan bungga dan ballon yang telah disiapkan oleh para peserta didik SMK Negeri 3 Metro. Hal tersebut sontak mengundang tangis haru para Bapak / Ibu Guru SMK Negeri 3 Metro.

Dipost Oleh Syahrul Fitriadi

^-^'

Post Terkait

Tinggalkan Komentar